Evaluasi 3. Penilaian intervensi pendidikan interaktif

Evaluasi 3. Penilaian intervensi pendidikan interaktif.

Penilaian ini bertujuan untuk menilai: persepsi peserta tentang materi pembelajaran, peningkatan pengetahuan peserta, pelaksanaan pedoman di rumah sakit, dan kemampuan klinisi untuk mengembangkan materi pembelajaran yang lebih baik.

Kami akan menggunakan empat tingkat dari Kirkpatrick, sebelum dan sesudah intervensi pendidikan.

Empat langkah evaluasi terdiri dari:

  • Langkah 1: Reaksi. Dalam langkah ini, seberapa baik peserta didik seperti proses belajar akan dieksplorasi.
  • Langkah 2: Belajar. Dalam langkah ini, sejauh mana peserta didik memperoleh penge­ta­huan dan keterampilan akan dieksplorasi.
  • Langkah 3: Perilaku. Dalam langkah ini kemampuan untuk penerapan pengetahuan yang baru dipelajari, dan dalam praktek sehari hari dalam pekerjaan akan dieksplorasi.
  • Langkah 4: Hasil: Dalam langkah nyata, hasil dari proses pembelajaran dalam hal kepatuhan terhadap pedoman TB akan dieksplorasi.

Kuesioner akan dibagikan setelah intervensi untuk mengumpulkan umpan balik pasca-pelatihan itu. Pre dan post test tentang pengelolaan TB di rumah sakit akan dilakukan sebelum dan sesudah intervensi. Observasi dan wawancara akan dilakukan untuk menilai perubahan perilaku. Audit klinis akan dilakukan untuk mengukur dampak pelatihan terhadap hasil klinis perawatan TB. Sebuah analisis deskriptif perbandingan skor dan total skor clinical pathway pada masing-masing kriteria.

Evaluasi 4. Penilaian pada pengingat dan sistem pendukung klinis

Penilaian ini bertujuan untuk mengevaluasi dokter dan tingkat kepatuhan pasien sebelum dan sesudah intervensi pengembangan remainder dan sistem pendukung klinis. Desain penelitian akan membandingkan studi cross-sectional (sebelum dan sesudah).

Data akan dikumpulkan dari rekam medis. Tanggal kunjungan dan lama interval antara kunjungan pasien akan diukur. Kepatuhan dokter terhadap rencana pengobatan akan dievaluasi dalam audit klinis. Analisis deskriptif akan dilakukan.

Evaluasi 5. Audit Klinis

Penilaian ini bertujuan untuk mengevaluasi kepatuhan dokter untuk pedoman dan jalur klinis,  dan outcome pengobatan. Hal ini juga bertujuan untuk mengukur kepatuhan pasien terhadap rencana pengobatan.

Kami akan mengembangkan kriteria audit sesuai dengan pedoman klinis dan clinical pathway. Audit akan dilakukan setiap enam bulan untuk mendapatkan data hasil setelah terapi enam bulan. Data akan dikumpulkan dari rekam medis. Kriteria untuk diagnosis, pengobatan, tindak lanjut, pendidikan dan hasil klinis akan dikembangkan. Analisis deskriptif akan dilakukan.

Evaluasi 6. Evaluasi Key Performance Indicators (KPIs) untuk dokter

Evaluasi ini bertujuan untuk mengukur Key Performance Indicator dalam tingkat individu. Kinerja individu dokter memainkan peran utama dalam keberhasilan intervensi. Evaluasi kinerja individu dokter akan membantu tim untuk memilih pendekatan yang lebih baik untuk memperbaiki situasi.

Data akan dikumpulkan dari observasi dan pemeriksaan klinis. Evaluasi akan dilakukan setiap 6 bulan. Analisis deskriptif akan dilakukan.

Evaluasi 7. Evaluasi pada pengembangan budaya mutu.

Evaluasi ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak dari intervensi terhadap budaya mutu di rumah sakit, khususnya dalam pelaksanaan siklus Plan-Do-Study-Act untuk peningkatan mutu di rumah sakit. Desain penelitian adalah penelitian kualitatif. Dalam wawancara mendalam, focus group discussion, observasi dan analisis data akan dilakukan untuk menggambarkan budaya mutu di rumah sakit. Data kualitatif akan dikumpulkan dari manajer rumah sakit dan staf yang terlibat dalam pelayanan TB, secara langsung maupun tidak langsung. Sebagai teknik triangulasi, kita menggunakan data kuantitatif dikumpulkan dari pengumpulan data rutin dan pemeriksaan klinis. Analisis isi akan dilakukan.

Evaluasi 8.Penilaian perbaikan sistem manajemen keuangan

Evaluasi ini bertujuan untuk menilai kinerja AIS dan membandingkan biaya TB sebelum dan setelah pelaksanaan pedoman klinis baru.

Kinerja AIS akan dinilai menggunakan “checklist terpenuhi atau tidak terpenuhinya harapan “, yang terdiri dari kinerja pelaporan, proses bisnis, modul dan fungsi, sistem integrasi dan total  biaya kepemilikan. Setiap indikator penilaian yang diberikan sebagai berikut:

a. Pelaporan:

  • Data yang ada dalam sistem multiple (perkalian)
  • Ekstraksi data
  • Alat yang mendukung diagram dan grafik
  • Alat penulisan laporan
  • Analisis terbatas bagaimana jika (what-if)
  • Kemampuan untuk mendukung perubahan dalam model bisnis
  • Rincian pelaporan
  • Dukungan AIS ke pelaporan rutin

b. Proses Bisnis:

  • Proses diadopsi agar sesuai dengan sistem
  • Efisiensi proses
  • Volume kertas diarahkan secara manual
  • Persetujuan beberapa manual
  • Standar proses

c. Modul dan fungsionalitas

  • Fungsi
  • Fungsi terbatas dalam setiap modul
  • Diperlukan aplikasi pihak ketiga
  • Kelengkapan pelatihan tentang modul dan fungsionalisasi

d. Sistem integrasi:

  • Pengguna masuk ke beberapa sistem
  • Islands data diciptakan dan dipelihara

e. Total biaya kepemilikan:

  • Biaya Pembangunan
  • Biaya Pemeliharaan

Analisis biaya akan dilakukan sebelum dan sesudah pelaksanaan pedoman klinis baru. Rincian analisis biaya yang disediakan di bagian Kegiatan 9.

Trackback from your site.

Leave a comment