Seminar Dan Webinar

Kajian Analisis Kebijakan Pembiayaan Program Pengendalian TB dalam Konteks Jaminan Kesehatan Nasional Indonesia
20 Desember 2017

 

 Pengantar

Pembiayaan TB dari tahun ke tahun masih tetap tinggi, tetapi indikator TB tidak menunjukkan penurunan yang berarti. Berbagai cara telah dilakukan untuk melakukan perubahan yang signifikan dalam rangka menurunkan angka penderita TB. Saat ini pembiayaan TB masih terfragmentasi menjadi beberapa sumber; pemerintah pusat (dengan dukungan donor seperti Global Fund), pemerintah provinsi, dan pemerintah Kabupaten/kota. Dengan adanya JKN, maka dana untuk program TB ada yang mengalir melalui BPJS Kesehatan. Berbagai aliran dana ini mempengaruhi efektivitas sistem pembiayaan kesehatan, tidak terkecuali pembiayaan progam TB.  Pelaksanaan JKN selama 3 tahun ini diharapkan telah memberikan banyak informasi yang berguna bagi pengambil kebijakan dan masyarakat penerima manfaat JKN, khususnya yang terkait dengan program TB. Informasi ini dapat dimanfaatkan apabila dilakukan analisis yang mendalam terkait indikator-indikator pelaksanaan program TB dalam konteks aliran pendanaan TB di era JKN.

 Tujuan

  1. Memahami perubahan kebijakan khususnya pendanaan program TB sebelum dan setelah adanya program JKN, dilihat dari peran masing masing pemangku kepentingan (pemerintah pusat, provinsi, kabupaten kota dan pendanaan lainnya).
  2. Analisis monitoring dan evaluasi perubahan yang terjadi dalam model pendanaan TB, setelah adanya program JKN, dilihat dengan menggunakan analisis health financing system (Revenue Collection, Pooling dan Purchasing).
  3. Melihat ke depan: apa yang perlu ditindaklanjuti untuk efisiensi dalam pendanaan program TB kedepan?

 Undangan

  1. Kementerian Kesehatan (Biro Perencanaan dan Penganggaran) – 1 orang
  2. Kementerian Kesehatan (Direktorat P2P, Subdirektorat P2P TB) – 4 orang
  3. Kementerian Kesehatan (Pusat Pembiayaan dan Jaminan Kesehatan) – 1 orang
  4. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan – 2 orang
  5. Anggota Komis Ahli Kebijakan Program TB – 2 orang
  6. Anggota Community of Practice JKN dan Kesehatan (melalui webinar)
  7. Partners (WHO, KNCV, UNICEF, USAID, dll) – 4 orang
  8. Peneliti, praktisi (FKTP dan FKTL), dan akademisi (melalui webinar)
  9. Tim Pusat Kebijakan Manajemen Kesehatan FK-UGM – 6 orang

 Agenda

Pertemuan ini akan diselenggarakan pada hari Selasa, 20 Desember 2017 pukul 09.00- 16.00 WIB; bertempat di Hotel Luwansa, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta dan Webinar di Fakultas Kedokteran, Universitas Gadjah Mada.

link webinar

Registration URL: https://attendee.gotowebinar.com/register/2885814889530157058
Webinar ID: 348-782-827

Arsip diskusi bersama Community of Practice Pembiayaan Kesehatan dan JKN dapat diakses selengkapnya melalui website https://tuberkulosisindonesia.net/  dan website http://manajemen-pembiayaankesehatan.net/

 Pemateri

  1. Deni Harbianto,SE
  2. Kasubdit P2 TB, Kementerian Kesehatan RI

Fasilitator: Prof. Dr. Laksono Trisnantoro MSc PhD

Pembahas

  1. Dr Pandu Riono, (Komisi Ahli TB)
  2. BPJS Kesehatan RI

 Susunan Acara

Waktu

Materi

Pemateri/Pembahas

09.00 – 10.00

Registrasi dan Rehat Pagi

Panitia

10.00 – 10.15

Pembukaan dan Pengantar: Program TB dalam perspektif Monitoring dan evaluasi kebijakan JKN

Fasilitator:

Prof. Dr Laksono Trisnantoro, MSc, PhD

 

10.15 – 10.45

Sesi 1:

Kebijakan Program TB Nasional

 

Kasubdit P2 TB, Kementerian Kesehatan, RI

 

10.45 – 11.15

Sesi 2:

Penyampaian Materi Hasil Kajian Analisis Kebijakan Pembiayaan Program TB dalam Konteks JKN

Pemateri

Deni Harbianto, SE

 

11.15 – 12.45

Pembahasan dan Diskusi

Pambahas:

– Dr Pandu Riono

– BPJS Kesehatan

12.45 – 13.00

Penutup

Fasilitator


 Informasi dan Pendaftaran

Yoga Prajanta

Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan
Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada Yogyakarta
Telp/Fax. (0274) 549425 (hunting), 085600333437
Website:  http://www.kebijakankesehatanindonesia.net /, http://tuberkulosisindonesia.net, http://manajemen-pembiayaankesehatan.net/ 

Trackback from your site.

Leave a comment