Pelaksanaan Induction Workshop

logo4redot

TOR

Induction Workshop

Eksplorasi hambatan kesiapan implementasi Pengawasan Langsung Menelan Obat pada Pasien Tuberkulosis Resisten Obat di Puskesmas

Exploring the readiness for the implementation of Direct Observed Treatment of Multidrug Resistant Tuberculosis in primary care setting (REd DOT Project).

25 Januari 2015, Tembi Rumah Budaya, Bantul

A. Latar Belakang

Indonesia merupakan salah satu dari 27 negara dengan beban MDR-TB yang tinggi secara global. Diperkirakan kasus MDR-TB baru sebanyak 5.600 dan 1.100 kasus sedang menjalankan terapi MDR-TB. Analisis sistematis menyimpulkan bahwa Pengawasan Langsung Menelan Obat (Direct Observed Treatment/DOT) untuk kasus MDR-TB sangat efektif dalam menyembuhkan pasien, dengan kombinasi pendampingan pasien oleh keluarga dan atau oleh penyedia layanan kesehatan. Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, Provinsi Yogyakarta telah melaksanakan DOT di fase pengobatan lanjutan untuk kasus MDR-TB di Puskesmas sejak 2014. Setelah dua tahun pelaksanaan, ada 7 puskesmas yang telah melakukan pelayanan pengobatan lanjutan untuk DOT MDR-TB, dari 27 Puskesmas yang ada.

Team REd DOT, yang merupakan kolaborasi antara Fakultas Kedokteran UNS Surakarta dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, akan mengeksplorasi hambatan dan proses implementasi Pengawasan Langsung Menelan Obat pada Pasien Tuberkulosis Resisten Obat di Puskesmas Kab. Bantul dalam kerangka riset implementasi. Diharapkan hasil dari penelitian ini akan meningkatkan pelayanan kepada pasien TB MDR di pelayanan kesehatan di Kabupaten Bantul dan Provinsi DIY.

B. Tujuan Kegiatan

Tujuan pertemuan adalah :

  1. Mempresentasikan maksud dan tujuan dari penelitian REd DOTpada regulator, puskesmas dan pemerhati TB MDR,  serta 
  2. Mendapatkan masukan teknispenggalian data yang akan dilaksanakan dalam penelitian ini.

C. Tempat dan Waktu Kegiatan

Hari dan Tanggal :  Rabu, 25 Januari 2017
Jam :   09.30 – 12.00
Tempat :  Ruang Mrican, TEMBI Rumah Budaya Jalan Parangtritis Km 8,4 Tembi, Timbulharjo Sewon, Bantul.

D. Jadwal Kegiatan

tabeltiga

E. Pihak yang Diundang

  1. Dinas Kesehatan Kab. Bantul.
  2. Dinas Kesehatan Provinsi DIY.
  3. Kepala Puskesmas di Kab. Bantul
  4. Komite DOTS Propinsi DIY.
  5. RSUP Dr. Sardjito
  6. RSUD Panembahan Senopati
  7. RS Khusus Paru Respira Bantul
  8. Scapir UGM

F. Laporan Kegiatan

unduh laporan