Sustainable Hospital Delivery and Managing System for TB/MDR-TB (HDMS) Phase 2 di RS Islam Cempaka Putih Jakarta

Pertemuan Pendahuluan

Sustainable Hospital Delivery and Managing System

for TB/MDR-TB (HDMS) Phase 2

di RS Islam Jakarta Cempaka Putih, 27 Juni 2014.

Pertemuan pendahuluan Sustainable Hospital Delivery and Managing System for TB/MDR-TB (HDMS) Phase 2 di RS Islam Jakarta Cempaka Putih dilakukan pada hari Jumat, 27 Juni 2014 di Ruang Pertemuan Direksi RS Islam Jakarta Cempaka Putih. Pertemuan ini dihadiri oleh dr. Ari Probandari, MPH, PhD,  dr. Hanevi Djasri, MARS, dan Hary Sanjoto, S.Sos, MPH dari PKMK FK UGM beserta segenap Direksi dan Manajemen RS Islam Jakarta Cempaka Putih.

prtmuan6dr. Ari Probandari, MPH, PhD menyampaikan bahwa kegiatan ini bersifat Action Research. Sebuah penelitian yang nantinya PKMK – FK UGM dan RS Islam Jakarta Cempaka Putih dapat terlibat secara aktif mengembangkan sistem peningkatan mutu pelayanan dan efisiensi pelayanan. TB hanya sebagai entry poin, dan sebenarnya yang kita sasar adalah sistem managemen mutu dan efisiensi pelayanan.

Kenapa kegiatan HDMS Phase 2 ini hanya layanan TB ? Pertama, TB paling banyak diintervensi secara regulasi. Clinical guideline, pedoman nasional, renstranas, dan telah banyak dilakukan intervensi. Kedua, secara umum di lima RS, tatalaksana TB belum dilaksanakan di RS. Hasil ini mirip sekali dengan hasil kegiatan kita tahun 2005. Dan ketiga, kegiatan TB banyak tergantung dengan dana dari donor. Dikawatirkan apabila dana donor ini berhenti maka sistem akan berhenti juga.

Lebih lanjut dijelaskan oleh dr. Hanevi Djasri, MARS bahwa pada HDMS Phase 2 ini mengusulkan suatu bentuk intervensi yang diharapkan dapat meningkatkan sistem managemen mutu dan efisiensi pelayanan.  Model yang digunakan adalah Model of Improvement dengan PDSA yang berkelanjutan dengan waktu kegitan selama 18 bulan.

prtmuan7Kerangka kerja yang ditawarkan ke RS yang kita sebut Sistem Peningkatan Mutu dan Efisiensi Biaya dalam Pelayanan Klinis. Bentuk- bentuk intervensi meliputi workshop penyusunan Clinical guideline (Pedoman Praktek Klinis) yang dilengkapi Clinical Pathway. Untuk menerapkan Clinical Pathway yang telah terbentuk akan dikembangkan sistem Training and Education, Clinical Reminder System dan System Individual Key Performance Indicators untuk dokter dan perawat. Kegiatan kegiatan ini akan diselaraskan dengan melakukan Audit Biaya dan Klinis.

Direksi dan Manajemen RS Islam Jakarta Cempaka Putih secara umum menanggapi sangat positif kegiatan HDMS Phase 2 ini. Hal ini seperti diutarakan oleh Dr. Prastowo Sidi Pramono, Sp.A (Direktur Utama) yang menyatakan sangat senang diberi kesempatan terlibat dalam kegiatan ini. Dengan kegiatan ini RSI  dapat meningkatkan sistem mutu layanan klinis maupun dari sisi pembiayaan. Ada beberapa hal yang sudah dilakukan di RS ini, dan semoga yang sudah dilakukan dapat mendukung kegiatan ini. Dan terakhir beliau menandaskan hal hal apa yang perlu kita persiapkan, dan apa apa yang dapat kami share agar kegiatan ini dapat segera berjalan dan sukses, mengingat seperti dalam timeline seharusnya sudah  berjalan.

Dan untuk menindaklanjuti pertemuan pendahuluan ini Tim HDMS PKMK – FK UGM akan mengirimkan Proposal HDMS Phase 2 lengkap beserta kelengkapan administratif lainnya.

Trackback from your site.

Leave a comment